Sabtu, 20 Desember 2014

Pengurus DEMA Ushuluddin Adakan Seleksi Mahasiswa Berprestasi





Foto: (atas) Peserta Seleksi cabang Tilawah Al-Qur’an, (kiri) Peserta Debat Bahasa Inggris, (kanan) Peserta Kaligrafi

Banda Aceh- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa-Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (DEMA-FUF), UIN Ar-Raniry mengadakan Seleksi Mahasiswa Berprestasi se-Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Aula Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Ar-Raniry. Sabtu, 20 Desember 2014, 09.00-15.00 wib.

Kegiatan seleksi ini bertujuan untuk menyeleksi atau memilih mahasiswa Ushuluddin dan Filsafat yang terbaik. Mahasiswa yang terbaik akan diikutsertakan dalam event seleksi tingkat UIN Ar-Raniry pada waktu yang belum ditentukan. Adapun cabang seleksi yang dilaksanakan ialah: Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz 5 dan 10 Juz, Debat Bahasa Arab, Debat Bahasa Inggris, Menulis Isi Kandungan Al-Qur’an dan Kaligrafi dengan keseluruhan peserta dari semua cabang mencapai 37 orang. Adapun yang menjadi Dewan Hakim dalam seleksi ini ialah Dr. Agusni Yahya, M.Ag di bidang Debat. Ust. Muhammad Zaini, M.Ag di bidang Tartil, Tilawah, Tahfidz dan Kaligrafi. Serta Dr. Lukman Hakim, M.Ag di bidang Menulis Isi Kandungan Al-Qur’an.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yaitu Dr. Damanhuri Basyir, M.Ag mengatakan: kegiatan ini sangat bagus untuk dilaksanakan. Beliau mengharapkan peserta yang mengikuti ini dapat menjadi contoh tauladan bagi mahasiswa yang lain. Ketua DEMA-FUF yaitu Muhammad Chaizir mengatakan: “event seleksi ini adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh DEMA-FUF untuk memilih putra-putri terbaik Ushuluddin guna mengikuti ajang berikutnya. Kami ingin semua mahasiswa dapat ikut serta dalam event ini. Jika pada tahun sebelumnya peserta yang mewakili Ushuluddin adalah orang-orang yang langsung dipilih oleh Fakultas, maka kali ini kita buat lebih berbeda dengan tujuan agar semua mahasiswa dapat berpeluang menujukkan bakatnya di tingkat Fakultas. Bahkan dalam hal ini, mahasiswa yang berasal dari Malaysia pun juga ikut. Inilah keterbukaan dan kebersamaan yang sedang kita kembangkan di Ushuluddin”.

Pada kesempatan itu, Pengurus DEMA-FUF juga telah berhasil membentuk satu forum yang akan bergerak di bidang pengembangan sumber daya mahasiswa. Forum ini direncanakan dapat menjadi sebuah wadah untuk menggali potensi terbesar maupun bakat terpendam yang dimiliki oleh mahasiswa. (Muliadi Abd/Ketua Panitia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar