Banda Aceh – Grub tarian mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan
Filsafat, UIN Ar-Raniry yang dinamakan dengan “Bijeh Ushuluddin”, tampil
mempesona hingga membuat penonton terhipnotis pada perlombaan tarian di
Tarbiyah Fair ke-3. Senin, 14 Desember 2015. Pukul 23.00 wib.
Durasi 15 menit yang diberikan oleh panitia perlombaan, mampu
dipergunakan dengan sebaik mungkin oleh Lisma dan kawan-kawan. Tampil perdana
dalam ajang perlombaan, tidak membuat tarian kebanggaan Ushuluddin ini gentar.
Meski sempat dihujani rasa gugub, namun mereka bisa mengatasi semuanya setelah
saling memberi semangat satu sama lain.
Syeh Bijeh Ushuluddin yang mengiringi alunan suara di saat penari
sedang melaksanakan tugasnya yaitu Aulia berharap, ke depan penampilan grub ini semakin membaik. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Divisi Seni, DEMA-FUF
yaitu Lisma Gustiani Devi. Ketua Divisi Seni yang akrab dipanggil Lisma ini
mengharapkan, tarian di Ushuluddin terus berjalan dan berkembang. Ia juga
mengingikan grub ini bisa terus aktif hingga setiap generasi.
Penampilan yang memukau dari Bijeh Ushuluddin ikut disambut gembira
oleh Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yaitu Wanhar. Ia
berharap ke depan, dukungan kepada Bijeh Ushuluddin ini bisa terus mengalir.
Hal ini tidak hanya dari mahasiswa saja, melainkan juga dari dosen dan pimpinan
fakultas. “Selamat atas persembahan terbaiknya dan juga terima kasih atas
dukungan mahasiswa yang berhadir pada malam ini. Malam hari ini mereka sudah tampil
dengan sangat baik, bahkan ini adalah penampilan perdana di ajang perlombaan.
Ke depan saya yakin, mereka akan lebih semangat jika dosen dan pimpinan
fakultas bisa berhadir memberikan dukungan kepada mereka. Kami sangat memaklumi
kesibukan dosen dan pimpinan fakultas. Bahkan harus bekerja siang dan malam.
Namun, kami sangat berharap untuk semua event yang membawa nama fakultas atau
pun jurusan di Ushuluddin, harus kita dukung bersama-sama. Semoga kelelahan dari
kesibukan ayahanda dan ibunda kami di fakultas, bisa hilang seketika dengan
kebersamaan dan kekeluargaan kita”. Tambahnya.
Pelatih tarian yaitu Putri mengatakan jika saat ini baju untuk
tampil masih harus disewa. Pelatih yang juga merupakan mahasiswa Ushuluddin ini
mengatakan: “Kita berharap ke depan, Bijeh Ushuluddin bisa mandiri dalam hal
keperluan tarian. Kami akan selalu siap untuk tampil membawakan nama Ushuluddin
di dalam maupun di luar kampus. Harapan kami tentunya tahun depan sudah
memiliki baju dan peralatan hias wajah sendiri, dengan begitu akan menghematkan
pengeluaran setiap akan tampil. Semoga dari pihak fakultas bisa mengaminkan
keinginan kami demi terus mengharumkan nama fakultas kita tercinta”. (MA).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar